Langsung ke konten utama

Obat Asma Golongan Glukokortikoid



FARMAKOLOGI PRAKTIKUM II
OLEH
KELOMPOK III :
AVERIANI W. GARUS
DIDI PUTRA MANULEDE
IRMGARD Y. AGTALIS
RONALDO O. KAKU
SELVIANA TANIU
JURUSAN FARMASI
POLTEKKES KEMENKES KUPANG
2017

ASMA
1.1.Pengertian Asma
Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru yang mana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas. Penyakit Asma paling banyak ditemukan di negara maju, terutama yang tingkat polusi udaranya tinggi baik dari asap kendaraan maupun debu padang pasir.
1.2. Penyebab Penyakit Asma

Penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat (misalnya;parfum) dan olahraga.
Ada dua faktor yang menjadi penyebab penyakit asma, fakto ini bisa datang dari dalam maupun dari luar. Sebenarnya penyebab penyakit ini belum diketahui belum pasti, namun ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit asma.

Faktor dari dalam

1.      Penyakit Turunan
Penyakit asma merupakan penyakit turunan, misalnya jika anda mengetahui teman atau siap saja yang mengidap penyakit asma, bisa dipastikan ia mewarisi penyakit ini dari orang tua.


          Faktor dari luar

      1.Lingkungan

        Lingkungan merupakan salah satu faktor penyebab penyakit asma. Jika memiliki        penyakit ini dan sering berada di lingkungan berdebu, kotor dan kurang nyaman maka penyakit asma lebih mudah terpicu sehingga bagi anda yang mengidap penyakit ini seharusnya lebih memperhatikan lingkungan sekitar anda.

2.      Makanan dan Minuman
Makanan dan minuman juga dapat memicu kambuhnya penyakit asma. Beberapa makanan yang sangat buruk dan tidak disarankan untuk pengidap penyakit asma yaitu makanan yang mengandung MSG tinggi, mengandung pengawet, minuman yang bersifat dingin

3. Udara dingin merupakan salah satu pemicu penyakit asma. Misalnya saja, AC ruangan yang terlalu dingin juga dapat memicu asma. Mengendarai kendaraan bermotor di malam hari tanpa mengenakan jaket juga sangat berbahaya bagi pengidap penyakit ini.

1.3. Gejala Asma

Beberapa gejala yang muncul apabila penyakit asma menyerang diantaranya :
·         Sulit Bernafas
Gejala serangan penyakit asma berikutnya adalah rasa sulit ketika bernafas, jika seseorang dalam menjalankan aktivitas atau secara tiba-tiba merasa sulit bernafas bisa saja mengindikasikan bahwa seseorang mengindap penyakit asma, segera konsultasikan dengan dokter untuk memastikannya.
·         Mengi.
    Apabila ada suara ketika sedang bernapas maka ini dinamakan dengan mengi. Ciri awal yang biasanya muncul pada penderita penyakit asma adalah mengi. Jika gejala ini muncul segera hubungi dokter
·         Nyeri pada bagian dada
Perasaan sakit pada daerah dada bisa saja merupakan salahsatu gejala penyakit asma, biasanya berupa perasaan tekanan dan perasaan berat pada dada, jika hal ini terjadi segera periksakan diri Anda ke dokter.
·         Mudah Lelah
Kondisi mudah lelah sebenarnya merupakan kondisi umum apabila seseorang mengidap penyakit tertentu termasuk juga penyakit asma, jika kadar oksigen dalam tubuh berkurang ini bisa saja kemungkinan karena terganggunya saluran pernapasan.
·         Iritasi Tenggorokan
Kebanyakan kasus bahwa jika seseorang mengalami iritasi tenggorokan merupakan ciri dari gejala penyakit asma, iritasi pada tenggorokan ini disebabkan karena saluran pernapasan tersumbat lendir.
·         Gejala Penyakit Asma dalam tahap parah lainnya adalah kehilangan suara, ini diakibatkan karena batuk secara terus-menerus sehingga dalam jangka waktu tertentu penderita asma bisa saja kehilangan suaranya. Dan jika melakukan pembicaraan dalam waktu yang normal suara orang tersebut akan terdengar serak.

·         Pada tahap yang berbahaya jika seseorang terkena asma adalah membirunya bibir dan juga kuku, jika gejala ini muncul harus segera meminta bantuan dokter untuk ditangani lebih lanjut.
·         Jika seseorang sering merasa panik dan juga cemas pada masalah-masalah kecil, ini juga merupakan salahsatu ciri dari penyakit asma. Tentu saja gejala ini bisa dihindari dengan cara tetap menenangkan diri dan mengkonsultasikannya dengan dokter.
·         Gejala serangan penyakit asma selanjutnya adalah batuk secara terus-menerus yang mengakibatkan napas menjadi pendek, meskipun banyak orang yang belum tahu tetapi gejala ini perlu diwaspadai karena bisa saja merupakan salah satu ciri seseorang sakit asma.


















GLUKOKORTIKOID

Glukokortikoid termasuk dalam golongan hormone kortikosteroid. Glukokortikoid berkhasiat terhadap metabolisme karbohidrat juga memengaruhi efek lain , termasuk pertukaran zat pertukaran protein , pembagian lemak dan reaksi peradangan. Sekresi ACTH yang memperlihatkan ritmens siang malam fisiologis , diwaktu pagi disusl oleh memuncaknya sekresi kortisol , yang sepanjang hari menurun lagi. Glukokortiroid termasuk dalam hormone steroid. Pengaruh glukokortikoid pada metabolisme karbohidrat dan protein Glukokortikoid meningkatkan kadar glukosa darah sehingga merangsang pelepasan insulin dan menghambat masuknya glukosa ke dalam sel otot. Peningkatan produksi glukosa ini diikuti olehbertambahnya ekskresi nitrogen, dimana hal tersebut menunjukkan terjadinya katabolisme proteinmenjadi karbohidrat. Glukokortikoid juga merangsang lipase yang sensitif dan menyebabkan lipolisis.Peningkatan kadar insulin merangsang lipogenesis dan sedikit menghambat lipolisis sehingga hasilakhirnya adalah peningkatan deposit lemak, peningkatan pelepasan asam lemak, dan gliserol ke dalamdarah.Hormon ini juga menyebabkan glukoneogenesis di perifer dan hepar.
Obat-obat yang termasuk dalam golongan kortikosteroid :
Ø  Prednison

Obat prednison merupakan obat anti inflamasi yang termasuk golongan kortikosteroid atau steroid.. Obat ini memiliki fungsi untuk mengurangi peradangan atau inflamasi yang terjadi pada sejumlah kodisi medis seperti asma, artritis, kelainan darah, kelainan imunitas, penyakit kulit dan kanker. Obat Prednison adalah obat antiinflamasi yang berfungsi untuk menekan atau mengurangi proses peradangan pada tubuh. Dosis Prednison .

Dosis ;

Dosis umum yang digunakan pada pemakaian prednison tablet adalah 5 mg hingga 30 mg per hari Dosis prednison yang akan digunakan harus ditentukan oleh dokter tergantung pada tingkat keparahan peradangan dan keadaan kesehatan penderita. Dosis juga harus disesuaikan dengan respons yang ditimbulkan oleh tubuh terhadap obat. Dosis prednison tersebut perlahan – lahan harus dikurangi sampai dosis perawatan serendah mungkin yang masih dapat menimbulkan efek

Efek Samping Prednison
Beberapa efek samping prednison yang sering dan umum terjadi antara lain:
  • mengalami gangguan pada saluran pencernaan seperti mual dan sakit perut
  • mengalami Infeksi jamur
  • mengalami kebingungan
  • mengalami kesulitan tidur
  • mengalami penambahan berat badan
  • mengalami kelemahan pada otot
  • mengalami penipisan tulang atau osteoporosis
  • mengalami menstruasi yang tidak teratur
  • megalami sindroma cushing
  • mengalami peningkatan tekanan dalam bola mata
  • mengalami gangguan pada pertumbuhan
Informasi Keamanan
  • Obat prednison harus dikonsumsi bersamaan dengan makananan atau setelah makan.
  • Obat prednison harus diberikan secara hati – hati pada penderita yang berada di dekat orang yang terinfeksi bakteri, virus dan jamur, karena selama mengonsumsi obat ini akan mengalami perlemahan pada sistem kekebalan tubuh sehingga rentan untuk terinfeksi
  • Obat prednison harus diberikan secara hati – hati pada penderita osteoporosis, penderita tukak lambung penderita kelainan otot, penderita gangguan ginjal, penderita hipertensi,
  • Obat prednison harus diberikan secara hati – hati pada wanita yang sedang hamil, sedang merencanakan kehamilan, dan yang sedang menyusui
Ø  Methylprednisolone
Tersedia dalam 4 mg , 8 mg , 16 mg .
Metilprednison adalahglukokortikoid turunan prednisolone yang mempunyai efek kerja dan penggunaan yang sama seperti senyawa induknya

Indikasi : Abnormalitas fungsi adrenokortikal , penyakit kolagen , keadaan alergi peradangan kulit dan saluran pernafasan tertentu, penyakit hematologic

Dosis ; Dewasa 4- 48 mg per hari dosis tunggal
Peringatan dan perhatian : Tidak dianjurkan untuk bayi dan anak-anak

Efek Samping : Pemberian jangka panjang dapat menyebabkan gangguan elektrolit dan cairan tubuh serta kelemahan otot , retensi terhadap infeksi menurun.

Interaksi Obat : Berikan makanan untuk meminumkan iritasi gastroinentetinal. Pengunaan bersma-sama antiinflamasi non-steroid atau antireumatik lain dapat mengakibatkan risiko pendarahan gastrointestinal

Ø  Budesonide
Merupakan obat golongan kortikosteroid . Budesonie terdapat dalam 2 bentuk yag berbeda yaiut kapsul dan inhalasi. Pada bentuk inhalasi bias digunakan untuk pengendali asma kronis berupa sesak napas dan mengi. Obat ini bekerja langsung pada saluran pernapasan yang mengalami iritasi atau pembengkakan saat asma terjadi. Selain untuk meredakan budesonide juga bias digunakan untuk mencegah serangan asma.



Dosis  :
(12 tahun keatas) :200-400 mikrogram sebanyak satu kali dalam sehari atau 200-400 mikrogram sebanyak dua kali dalam sehari. Dosis tidak boleh lebih dari dua kali 800 mirkogram per hari
(6-12 tahun) : 200-400 mikrogram per hari. Dosis tidak boleh lebih dari dua kali 4000 mikrogram per hari




















LEUKOTRIENE MODIFIER
Obat ini termasuk baru. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat baru memeberikan persetujuannnya tahun 1996. Termasuk obat anti peradangan non steroid , obat-obatan jenis ini memblokir 1 bagian dari proses peradangan , yang dalam istilah kedokteran disebut jalur Leukotriene. Leukotriene adalan suatau tipe pembawa pesan kimia yang biasa memulai proses peradangan. Suatu jumlah kecil saja yang terlepas dalam paru-paru sudah bias mengakibatkan serangan asma yang hebat. Leukotriene bias mencetuskan reaksi berantai yang mengara kesana. Dalam kasus asma kebanyakan dari pesan kimiawi diatas adalah reaksi berlebih .
Golongan obat Leukotriene Modifier menggunakan salah satu dari dua srategi untuk memblokir efek dari Leukotriene :
Ø  Yang pertama dengan mencegah membentukkna Leukotriene. Obat generic tipe ini adalah zileuton
Ø  Yang kedua disebut leukotriene receptor antagonis , dengan menghalangi sel-sel lain bereaksi terhadap leukotriene. Obat generic tipe ini adalah zafirlukast dan montelukast.
Sebagai obat tunggal , golongan Leukotriene cocok untuk asma yang ringan. Sebagai obat tambahan , Leukotriene diharapakn bias mengatasi masalah pasien yang asmanya belum sepenuhnya terkendali dengan penggunaan kortikostiroid hirup saja. Masalah dari golongan obat ini adalah banyaknya mediator untuk terjadinya peradangan disamping Leuoktriene .
Ø  Zileuton merek Zyflo adalah inhibitor sintesa Leukotrine disajikan dalam bentuk pil , dosis 4 X sehari tidak untuk anak-anak dibawah 12 tahun.
Indikasi: Menurunkan gejala asma pada penderita asma kronis ringan hingga sedang , mengurangi jumlah serangan asma pada penderita asma kronis ringan hingga sedang.
Dosis : 600 mg tidak untuk anak dibawah 12 tahun.
Ø  Zafirlukast dengan merek Accolate leukotriene receptor blokir disajikan dalam bentuk pil dosis 2x sehari. Tidak untuk anak-anak dibawah usia 7 tahun. Untuk asma ringan, bias dikombinasikan dengan kortikostiroid hirup. Bisa kontra indikatif dengan obat lain , seperti obat pengencer darah warfarin.
Indikasi : Pencegahan dan pengobatan jangka panjang asma pada orang dewasaa dan anak berusia 12 tahun keatas
Kontra Indikasi : Riwayat gangguan ginjal dengan tingkat keparahan sedang atau berat , gangguan hati atau sirois. Anak berusia kurang dari 12 tahun
Dosis : 2 kali sehari 20 mg
Ø  Montelukas dengan merek singulair juga termasuk Leukotriene reseptor bloker. Disajikan sebagai pil dosis 2x sehari. Untuk usia mulai 2 tahun keatas.
Indikasi : Pencegahan dan pengobatan kronik asma pada orang dewasa , termasuk mencegah bronkokonstriksi yang dipicu olahraga/latihan fisik
Perhatian : tidak boleh digunakan untuk mengobati serangan asma akut




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hormon Farmakologi

FARMAKOLOGI PRAKTIKUM II OLEH KELOMPOK III : DIDI PUTRA MANULEDE IRMGARD Y. AGTALIS RONALDO O. KAKU YOANITA M. TAEK YONITA SENO VINSENSIUS RIBERU MARIA D. KODO JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES KUPANG 2017 HORMON 1.1. Pengertian Hormon Hormon (dari bahasa yunani , : horman artinya "yang menggerakkan") adalah pembawa pesan kimiawi antar s el atau antarkelompok sel. Hormon berfungsi untuk memberikan sinyal ke sel target yang selanjutnya akan melakukan suatu tindakan atau aktivitas tertentu. Hormon adalah zat kimiawi yang dihasilkan tubuh secara alami. Begitu dikeluakan, hormon akan dialirkan oleh darah menuju berbagai jaringan sel dan menimbulkan efek tertentu sesuai dengan fungsinya masing-masing 1.2. Sumber Hormon Ø   Secara normal dikeluarkan oleh kelenjar endokrin atau jaringan tubuh dan dilepaskan ke peredaran darah, menuju jaringan sasaran, berinteraksi secara selektif dengan reseptor khas dan menunjukkan efek biologis...

Obat Ekspektoran

FARMAKOLOGI PRAKTIKUM II OLEH KELOMPOK III : AVERIANI W. GARUS DIDI PUTRA MANULEDE IRMGARD Y. AGTALIS RONALDO O. KAKU SELVIANA TANIU JURUSAN FARMASI POLTEKKES KEMENKES KUPANG 2017 BATUK Batuk merupakan ekspirasi eksplosif yang menyediakan mekanisme protektif normal untuk membersihkan cabang trakeobronkial dari sekret dan zat-zat asing. Batuk jugaa merupakan refleks yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan sering berulang-ulang yang bertujuan untuk membantu membersihkan saluran pernapasan dari lendir besar, iritasi, partikel asing dan mikroba . Batuk adalah refleks normal yang melindungi tubuh kita. Penyebab Batuk Batuk secara garis besarnya dapat disebabkan oleh rangsang sebagai berikut: *         Rangsang inflamasi seperti edema mukosa dengan sekret trakeobronkial yang banyak. *         Rangsang mekanik seperti benda asing pada saluran nafas seperti benda asing dalam salura...